Selebrasi pemain Atletico usai membobol gawang Valladolid (Foto: Susana Vera/REUTERS)
MADRID - Atletico Madrid akhirnya bangkit dari tren buruk di tiga laga terakhirya. Tim lemah Real Valladolid menjadi pelampiasan, usai dibantai 3-0 Diego Costa dkk yang untuk sementara ini menduduki puncak klasemen sementara La Liga.
Mengusung target bangkit usai kalah di tiga laga terakhir, Atletico langsung tampil ofensif di Stadion kebanggaannya, Vicente Calderon, pada jornada ke-24 La Liga, Sabtu (15/2/2014) malam WIB.
Start sempurna buat Atletico. Laga belum genap lima menit, mereka sudah unggul dua gol. Gol pembuka lahir pada menit ketiga. Berawal dari hadiah tendangan bebas menyusul dijatuhkannya Diego Costa, Gabi melepas umpan jitu ke Raul Garcia yang menembak dari jarak 20 yards untuk membobol gawang Valladolid yang dikawal Diego Marino.
Semenit berselang, publik El Atleti kembali bersorak. Kali ini giliran Diego Costa yang mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan terobosan Garcia, striker internasional Spanyol berdarah Brasil ini dengan tenang mencungkil bola melewati hadangan Marino yang coba maju untuk menutup ruang tembaknya. 2-0 untuk Atletico.
Unggul dua gol, membuat kepercayaan diri skuad anak asuh Diego Simeone membuncah. Mereka semakin leluasa menekan pertahanan Valladolid yang hanya sesekali masuk ke area pertahanan Atletico.
Masuk 30 menit laga, Atletico masih dominan. Berbagai variasi serangan dilancarkan Costa dkk. Sementara itu, Valladolid masih kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Atletico yang digalang Toby Alderweireld dan Diego Godin. Skor 2-0 untuk Atletico bertahan hingga turun minum.
Masuk interval kedua, Atletico masih memegang inisiatif penyerangan. Peluang emas kembali didapat pada menit ke-52. Sepak pojok Gabi ke tiang jauh berhasil ditanduk Godin, namun sayangnya Marino berada di posisi yang tepat untuk memblok bola.
Valladolid yang tertekan sepanjang babak pertama, baru mendapat peluang emas pertamanya pada menit ke-54. Fausto Rossi mengirim umpan lambung melewati penjagaan bek Atletico. Bola tersebut kemudian disambut dengan tendangan voli Javi Guerra, tapi sayang arah bola masih melenceng dari gawang Thibaut Courtois. Tim tamu mulai memberikan perlawanan sepadan.
Ancaman dari Atletico kembali datang pada menit ke-66. Koke mengeksekusi tendangan sudut dan melepasnya ke muka gawang. Mario Suarez berhasil melompat lebih tinggi dari pemain Valladolid, namun sial bola tandukkannya hanya membentur mistar.
Menit ke-74, Diego Godin akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor. Setelah gagal pada percobaan pertama, sundulannya kali ini memanfaatkan umpan tendangan penjuru Diego Ribas berhasil membobol gawang Marino.
Unggul tiga gol, Simeone belum juga puas. Pelatih berjuluk El Cholo itu malah menambah satu striker. David Villa yang baru pulih dari cedera, masuk menggantikan 76’. El Guaje –sapaan akrab Villa kini berduet dengan Costa di lini depan.
Beberapa peluang berhasil diciptakan Atletico di sisa pertandingan. Namun, hingga wasit meniup peluit panjang tak ada gol lagi tercipta.
Menang 3-0, Atletico untuk sementara naik ke puncak klasemen sementara La Liga dengan 60 poin. Namun, posisi tersebut berpotensi berubah dalam waktu beberapa jam ke depan. Pasalnya, Barcelona (57 poin) akan memainkan laga jordana ke-24 kontra Rayo Vallecano di Camp Nou.
Kemenangan ini juga menjadi modal berharga buat Atletico yang akan melakoni partai berat ketika harus bertandang ke San Siro, kandang AC Milan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (20/2/2014) dini hari WIB.
Susunan Pemain:Atletico: Courtois; Juanfran, Alderweireld, Godin, Insua; Suarez, Gabi; Koke, Garcia/Diego Ribas (64’), Turan; Costa.
Valladolid: Marino; Rukavina, Valiente, Mitrovic, Pena; Rubio, Rossi; Larsson, Perez, Ramos; Guerra. (acf)