Seperti diketahui Super Mario -sapaan Balotelli- memang sering terlibat dalam hal- hal kontroversial seperti membuang jersey Nerrazurri pada saat dirinya masih bergabung di Inter Milan pada 2010 lalu. Dirinya juga sempat dihukum tiga pertandingan karena ia dianggap melakukan protes berlebih pada wasit saat AC Milan dikalahkan Napoli, 23 September lalu.
Meski sulit untuk berbicara kepada Balotelli, tapi bagi Oriali pemain berusia 23 tahun ini membutuhkan psikologis untuk memisahkan antara masalah pribadinya dengan masalah di lapangan.
“Pekan lalu, hampir setiap hari dia selalu menjadi headline di setiap media dan hal ini tidak memberi keuntungan baginya. Dia harus memecahkan masalahnya sendiri, untuk melakukan pembicaraan dengannya memang sedikit sulit,” ujar Oriali seperti dilansir Tribalfootball, Selasa (11/2/14).
“Pertama dia harus lebih fokus pada kehidupan pribadi dan karier sepakbolanya. Seorang psikolog untuknya? Di Inter (Milan) kami memiliki psikolog, Bruna Rossi bagi mereka yang memiliki masalah di luar sepakbola,” sambungnya. (acf)