Mou: Bangun Tim Masa Depan Lebih Seru!

LONDON – José Mourinho mulai meniru apa yang diterapkan Arsène Wenger di Arsenal. Mou – sapaan santai Mourinho, tak segan menyebut dirinya punya tujuan untuk membangun tim masa depan Chelsea dengan skuad mudanya, ketimbang mengandalkan pembelian yang sudah matang.

Masih dalam rangka menyindir Manuel Pellegrini, Mou membeberkan bahwa yang namanya membangun tim masa merupakan pekerjaan yang jauh lebih baik, lebih seru dan lebih menyenangkan. Sebelumnya, Mou sempat pula melayangkan sindiran yang terkait komentar gaffer Manchester City itu terhadap aktivitas transfer The Blues.


“(Membangun tim) jauh lebih baik dan merupakan pekerjaan yang lebih menyenangkan. Tim-tim lain (kecuali Arsenal) tak melakukan hal yang sama. Kami membangun tim untuk satu dekade berikutnya, jika memungkinkan,” tutur Mou.


“Mereka punya tim yang bisa menang (liga) saat ini karena mereka tak punya tim untuk 10 tahun ke depan. Mereka hanya punya tim untuk jangka waktu tiga atau empat tahun ke depan,” lanjutnya, seperti disadur GulfNews, Selasa (11/2/2014).


Tak ketinggalan, The Happy One juga meledek Pellegrini yang sejatinya, sempat berikrar takkan pernah lagi mengomentari apapun yang dilakukan Mou, usai keduanya berseteru semasa masih sama-sama berkiprah di pentas La Liga Spanyol.


“Satu hal yang buat saya lucu adalah, dia terus mengatakan tidak akan pernah merespons Mourinho, dia takkan pernah mengomentari tentang Mourinho – dia sudah mengatakan itu sejak masih di Spanyol, jadi buat saya dia sudah berubah,” imbuh Mou lagi.


Reaksi Mou ini sedianya tak lain buntut dari komentar miring Pellegrini, terhadap aktivitas transfer Chelsea yang belum lama ini mendatangkan Nemanja Matic dan Mohammed Salah. Soal yang satu ini, Mou tak segan membalas komentar lebih lantang, apalagi menyoal siapa di antara Chelsea dan City yang merogoh kocek lebih dalam di lantai bursa – sampai-sampai regulasi Financial Fair Play (FFP) dianggap tak dipatuhi.


“Harusnya aturan (FFP) berlaku sama kepada semua tim. Aturan offside sama buat semua tim. Hadiah penalti atas pelanggaran handball pun sama rata buat semua tim. FFP harusnya juga mengaplikasikan aturannya kepada kami (sepakbola Inggris),” sambungnya lagi.


“Mudah untuk dipahami bahwa persoalan ini bisa diselesaikan FFP secara adil. Tapi mengingat pengalaman, potensi, kewenangan yang dimiliki, mereka tak perlu khawatir terhadap FFP karena di musim panas, mereka akan kembali menghabiskan banyak uang,” tutup Mou.(raw)


cjeegyenygnyennismskkospnceheuneugye